Sabtu, 20 April 2019

Pengusaha soal Pilpres: Secara Histori Quick Count Menang Ya Menang - detikFinance




Jakarta

- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai hasil hitungan cepat (qiuick count) yang dilakukan beberapa lembaga survei telah menumbuhkan kepercayaan investor menanamkan modal di Indonesia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, hitungan cepat beberapa lembaga survei dianggap sudah pasti bagi investor maupun dunia usaha.

"Kalau dunia usaha kita realistis secara histori kalau quick count menang ya menang, that's the fact," kata Rosan saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Fakta bahwa hitungan cepat menjadi pegangan para investor, Rosan mengaku, sudah berbicara langsung kepada para pelaku yang mendukung paslon nomor urut 01 dan 02.

"Saya bicara dengan para pengusaha dari 01 02 mereka sangat realistis yang selama ini yang dimenangkan quick count tidak pernah meleset," ujar dia.

Hanya saja, kata Rosan, laju investasi yang masuk tidak akan kencang lantaran ekonomi nasional sendiri masih stagnan pertumbuhannya.

Meski demikian, Rosan menjamin bahwa para investor tidak lagi wait and see atau menahan laju investasinya di Indonesia meskipun baru ada hasil hitungan cepat.

"Iya, tapi keadaan seperti ini supply and demand memang lagi flat, bukan karena wait and see," ujar Rosan.

Diketahui, pasar modal Indonesia pasca quick count, Kamis (18/4/2019) begitu bergairah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak di zona hijau.

Antusiasme dari investor asing yang begitu besar. Perdagangan baru berjalan sekitar satu jam saja dana asing tercatat sudah masuk Rp 1,2 triliun di semua pasar.

Melansir data RTI, Kamis (18/4/2019), nett buy itu terdiri dari aksi beli investor asing di pasar reguler sebesar Rp 1,22 triliun, sedangkan di pasar nego dan tunai tercatat nett sell sebesar Rp 23,64 miliar. (hek/hns)












Read More

Tidak ada komentar:

Posting Komentar